Recent Readers

Enter your email address:

21 October 2009

Barcode

. 21 October 2009

Dari berbagai pengertian dari Sistem informasi dapat kita cari contoh sebuah sistem yang telah memenuhi syarat sebagai sistem informasi, salah satunya adalah program barcode. Barcode merupakan simbol berbentuk garis-garis yang menyatakan suatu kode atau string karakter. Simbol ini biasanya hanya dapat dibaca oleh mesin barcode scanner. Salah satu contoh barcode adalah simbol yang ada di produk di toko atau supermarket yang sering kita lihat.

Barcode adalah sebuah bentuk kemudahan dalam mendapatkan informasi baik itu nama barang, merk, harga dan lainnya yang bisa membantu mempercepat proses pembayaran oleh konsumen. Biasanya barcode ini dimiliki dan diterapkan oleh pusat-pusat perbelanjaan perkotaan yakni seperti minimarket, mall, hypermart, supermarket dll. Barcode ini membantu pencatatan berbagai jenis barang belanjaan konsumen tercatat di database mereka sehingga mereka dapat memastikan barang yang masuk dan barang yang keluar.

Manfaat dari penggunaan barcode Dalam sistem manajemen penjualan (POS), dengan menggunakan barcode kita akan mendapatkan informasi yang sangat detil dan mutakhir dari banyak aspek usaha yang kita geluti,memungkinkan kita dalam proses pengambilan keputusan dilakukan dengan percaya diri dan tepat sebagai misal:
proses penjualan yang cepat sehingga dapat mengidentifikasi secara cepat dan tepat serta melakukan pemesanan kembali (re-order ) barang dari supplier dengan cepat dan mampu mengimbangi tingakt permintaan barang oleh konsumen.
Mampu mengetahui barang yang lakunya lambat (slow moving) sehingga mencegah pemesanan barang yang tidak bergerak dan menguntungkan bagi aliran dana (cash flow) perusahaan.
Pergerakan penjualan produk dapat di monitor dari kecepatan perputarannya serta tingkat profitabilitasnya dan memungkinkan untuk produk tersebut mendapat ruang yang bagus untuk di pajang.
Catatan data penjualan secara periodik dapat digunakan untuk memprediksi loncatan penjualan musiman.
Informasi mengenai item produk dapat diketahui di rak bila ada harga promo maupun kenaikan harga.
Disamping penjualan dan pencatatan persediaan, sistem barcode banyak bermanfaat di bidang jasa pengiriman barang (shipping) / penerimaan barang, dan penelusuran pencatatan barang (tracking).
Ketika proses pengemasan dan pengepakan produk yang selesai di produksi maka akan di berikan identifikasi berupa nomer identifikasi barang tersebut.
Database yang ada dapat di hubungkan (link) dengan nomer identifikasi tadi sehingga memungkinkan utnuk mempermudah mendapatkan informasi tentang barang tadi baik meliputi sebagai contoh nomer order, isi, jumlah, tujuan pengiriman akhir dll
Informasi data tersebut dapat di padukan dengan sistem komunikasi sehingga pengolahan data secara elektonik dapat dimanfaatkan oleh riteler/ pengecer sebagai informasi untuk pemesanan barang dan kedatangan barang yang dipesan.
Hasil penelusuran pengiriman barang akan dapat dikirimkan pada pusat pendistribusian barang sebelum terkirim ke tujuan akhir pengiriman.
Ketika pengiriman sampai ke tempat akhir (tujuan) maka kode barcode tadi di scan dan kita dapat mengetahui asal pengirim isi dari kemasan tersebut, dan berapa kita harus membayar untuk biayanya.

artikel yg berhubungan

koment anda sangat berharga bagi penulis, sisipkanlah komentar anda walau satu kata..

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Post a Comment

 
mypcholic is proudly powered by ferniawan rese | favorite blog o-om.com